16 Oktober 2021

Nvdemscaucus Kumpulan Resep Makanan Tradisional dan Modern

Kumpulan resep makanan terbaru dan terlengkap dari tradisional sampai modern di Indonesia serta manca negara

Sie Reuboh Kuliner Khas Ramadhan Dari Aceh Besar

Sie Reuboh Kuliner Khas Ramadhan Dari Aceh Besar

Sie Reuboh Kuliner Khas Ramadhan Dari Aceh Besar

Nvdemscaucus – Daging rebus atau dalam bahasa Aceh disebut sie reuboh, bukan sekedar daging rebus. Inilah masakan khas Kabupaten Aceh Besar yang turunkan secara turun temurun dan menjadi santapan wajib saat Ramadhan tiba. Karena dapur ini bisa bertahan hingga sebulan.

Sie reuboh bukan hanya daging yang dimasak. Terbuat dari potongan daging beserta gapah dengan bumbu garam, cabai merah, cabai kering, cabai rawit, kunyit. Kemudian rebus sampai mendidih dalam panci tanah liat tanpa siram air. Tidak ada bahan khusus untuk menyiapkan dapur. Resep pembuatan sie reuboh juga turunkan dari generasi ke generasi.

Daging yang masak dapat anda masukkan ke dalam banyak menu. Dari sie goreng istilahnya mirip dengan rendang yang masak dalam lemak, terbuat dari kuah asam keung khas Aceh dan bisa juga menjadi sejenis parutan.

Ciri Khas Rasa Sie Reuboh

Sie reuboh memang memiliki karakter tersendiri. Selain rasanya yang khas, dapur ini juga awet atau bisa tersimpan berhari-hari. Kalau sudah dingin tinggal dihangatkan lagi, masih enak. Sie reuboh menguapkan bau cuka yang kuat. Rasa cuka ini menyebar bersama dengan rasa asam yang tajam yang mencapai selera. Aroma cuka nipa mendominasi rasa daging yang masak dengan rasa yang sulit anda lupakan.

 

Karena tahan lama dan tidak cepat menua, makanan ini sering menjadi pelengkap logistik perang atau war logistics. Seorang panglima Aceh Besar mengaku saat bergerilya, makanan ini sering menjadi bekal keluarganya untuk bawa ke hutan.

 

Kesederhanaan dalam penyajiannya menjadi salah satu alasan mengapa makanan ini banyak yang menggemari, terutama saat pagi menjelang puasa pada bulan Ramadhan.

Banyak orang menduga masakan Aceh merupakan masakan yang sulit mengolahnya. Teknik memasaknya pun terlihat sulit. Bahkan, dia reuboh bisa dimasak dalam waktu yang cukup singkat hanya 30 menit. Padahal, teknik pengolahannya jauh dari rumit.

Tidak ada literatur dan peraturan yang mewajibkan penggunaan jenis daging tertentu. Pilihan daging bisa anda sesuaikan dengan selera. Dapat menggunakan hash baik di luar maupun di dalam ruangan. Atau malah bisa jadi sampah. Bahkan, Anda juga bisa memilih daging sapi atau kambing.

Penggunaan jamu tidak terlalu banyak. Hanya bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit dan cuka — untuk mendapatkan rasa asam. Untuk merepresentasikan masakan khas dengan rasa pedas, Reboh banyak menggunakan cabai. Kemudian mengolahnya sie reuboh menjadi menu makanan.

Baca Juga : Kue Rangi Si Manis Lezat Asal Betawi Yang Mulai Terlupakan